Situasi Lingkungan Pendidikan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Kegiatan pendidikan, yang terlaksana melalui hubungan atau interaksi pendidikan antara peserta didik dan pendidik, merupakan peristiwa dan sekaligus upaya yang unik. Dengan adanya sejumlah kandungan pokok yang terdapat pada kegiatan pendidikan yaitu adanya peserta didik, pendidik, dan tujuan pendidikan yang ketiganya terintegrasi melalui proses pembelajaran yang terjadi pada suatu kondisi yang disebut situasi pendidikan (Prayitno, 2009, hlm. 35).
Dari penjelasan diatas, yang dimaksud dengan situasi pendidikan adalah suatu hubungan dalam kegiatan pembelajaran saling terintegrasi atau terhubung dan mempunyai dampak antara peserta didik, pendidik dan tujuan pendidikan. Prayitno (2009) mengemukakan bahwa
Peristiwa pendidikan akan hanya terjadi apabila situasi itu tumbuh dan berkembang melalui teraktualisasikannya kondisi tertentu di dalam relasi kedua belah pihak yang berhubungan itu. Relasi kedua belah pihak itu memang merupakan prasayarat terjadinya situasi pendidikan, tetapi hubungan itu sendiri tidak menjamin kepastian tumbuh kembangnya situasi pendidkan. Relasi antara kedua belah pihak yang berhubungan merupak lahan bagi tumbuh kembangnya situasi pendidikan, pada lahan tersebut ditumbuh kembangkannlah situasi pendidikan(hlm. 36).
Setiap kegiatan pendidikan yang berlangsung dalam hubungan pendidikan, selanjutnya disebut situasi pendidikan, didalamnya terkandung komponen peserta didik, pendidik, tujuan pendidikan dan proses pembelajaran. Kualitas pendidikan yang terjadi di dalam situasi pendidikan itu dtentukan oleh kualitas komponen-komponen itu masing-masing dan kualitas interaksi antar komponen tersebut, dalam interaksi aplikasikan perangkat pendidikan. Berikut ini komponen-komponen pokok dalam situasi pendidikan
- Peserta didik
Peserta didik adalah manusia yang sepenuhnya memilki HMM dalam segenap kandungannya. Peserta didik dengan HMM nya berhak hidup dengan sesuai HMM-nya yang berhak dperkembangkan melalui pendidikan. Dengan kata lain, pendidikanlah yang mengkembangkan HMM peserta didik sehingga peserta didik menjadi apa yang disebut manusia seutuhnya.
- Pendidik
Seperti juga peserta didik, pendidikan adalah manusia yang seutuhnya memiliki HMM dengan segenap kandungannya. Pendidik dengan HMM ini berhak hidup sesuai dengan HMMnya, dan perlu bekerja, dalam hal ini sebagai pendidik, yang harus melayani pengembangan HMM peserta didik. Dalam diri pendidik, HMM pendidik itu secara relatif lebih telah berkembang dibandngkan HMM peserta didik.
- Tujuan Pendidikan
Tujuan pendidikan pada dasarnya tidak lain adalah arah yang hendak dicapai demi terwujudnya tujuan hidup manusia, yaitu sesuai dengan HMM, dengan segenap kandungannya, yaitu berkembang secara optimal hakikat manusia, dimensi kemanusiaan dan panca daya. Dengan kata lain tujuan penndidikan, dari pangkal yang paling mendasar sampai ujung jabarannya yang paling operasional haruslah mengacu kepada perekembangan unsur-unsur hakikat manusia, dimensi kemanusiaan dan panca daya.
- Proses pembelajaran
Proses pembelajaran merupakan kegiatan yang dijalani oleh peserta didik dalam upaya mencapai tujuan pendidikan di satu sisi dan sisi lainnya merupakan kegiatan yang diupayakan oleh pendidik agar kegiatan tersebut berlangsung untuk sebesar-besarnya manfaat bagi pencapaian tujuan pendidikan oleh peserta didik. Proses pembelajaran ini berlangsung dalam interaksi antar-komponen peserta didik dan pendidik dengan muatan tujuan pendidikan. Dalam prose pembelajaran terjadi prose interaksi HMM peserta didik dan pendidik (Prayitno, 2009, hlm. 43).
Bersambung.....
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar