A. Media Pembelajaran
Media adalah salah satu alat bantu dalam menunjang sesuatu kegiatan, dalam hal pendidikan sekarang ini media memiliki peranan penting dalam hal proses pembelajaran karena seiring dengan pesatya perkembanggan teknologi dijaman modern ini penggunaan media dalam dunia pendidikan sangat membantu pendidik atau pengajar dalam meningkatkan kualitas pendidikan itu sendiri, yang tidak didapatkan dalam metode konvensional. Menurut Arsyad
(2010:3), "Kata media berasal dari bahasa latin yaitu medius, yang secara harfiah berarti tengah, perantara, atau
pengantar". Menurut Sadiman dkk
(2008:7) menyatakan bahwa, "Media merupakan segala sesuatu yang dapat
digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat
merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian siswa
sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi". Hal ini sehubungan
dengan pendapat Miarso (2004:458) menyatakan bahwa "Media pembelajaran
adalah segala sesuatu untuk menyalurkan pesan serta dapat merangsang pikiran,
perasaan, perhatian dan kemauan siswa untuk belajar sehingga dapat mendorong
terjadinya proses belajar yang disengaja, bertujuan dan terkendali".
Media pembelajaran yang digunakan
dapat berupa apa saja asalkan mampu meningkatkan kualitas dan mencapai tujuan
pendidikan tersebut. Breidle dalam Sanjaya (2008:204) mengemukakan bahwa: “Media
pembelajaran adalah seluruh alat dan bahan yang dapat di pakai untuk tujuan
pendidikan, seperti radio, televisi, buku, koran, majalah, dan sebagainya.
Alat-alat semacam radio dan televisi jika digunakan dan diprogram untuk
pendidikan, maka merupakan media pembelajaran”
Dari beberapa pendapat di
atas, dapat dipahami bahwa media pembelajaran merupakan segala sesuatu, baik
itu alat/wahana yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi dari
guru kepada siswa sehingga penggunaannya dapat merangsang pikiran, perasaan,
perhatian dan kemauan siswa untuk belajar. Media pembelajaran yang digunakan
harus dapat menarik perhatian siswa pada kegiatan belajar mengajar dan lebih
merangsang kegiatan belajar siswa.
Media
pembelajaran memliki fungsi dan manfaat yang banyak dalam pembelajaran. Secara
umum, media pembelajaran mempunyai manfaat yang di kemukakan para ahli sebagai berikut:
1. Memperjelas
penyajian pesan agar tidak terlalu verbalistis (dalam bentuk kata-kata tertulis
atau lisan belaka).
2. Mengatasi
keterbatasan ruang, waktu dan daya indera, seperti:
a. Obyek
yang terlalu besar bisa digantikan dengan gambar, film atau model.
b. Obyek
yang kecil bisa dibantu dengan proyektor mikro, film bingkai, film atau gambar.
c.
Gerak yang terlalu lambat atau terlalu
cepat dapat dibantu dengan timelapse atau high-speed photographi.
d.
Kejadian atau peristiwa yang terjadi
dimasa lalu bisa ditampilkan lagi lewat rekaman film, video, foto maupun secara
verbal.
e.
Obyek yang terlalu kompleks, dapat disajikan
dengan model, diagram dan lain-lain.
f.
Konsep yang terlalu luas (gunung berapi,
gempa bumi, iklim) dapat divisualkan dalam bentuk film, gambar, video.
3.
Mengatasi sikap pasif siswa. Media
pembelajaran bisa berperan:
a.
Menimbulkan kegairahan belajar siswa.
b.
Memungkinkan interaksi yang lebih
langsung antara siswa dengan lingkungan dan kenyataan.
c. Memungkinkan
siswa belajar sendiri-sendiri menurut kemampuan dan minatnya (Sadiman, 2008:17).
Dari penjelasan diatas dapat dipahami bahwa tujuan dari
media pembelajaran adalah agar dapat membuat siswa lebih mudah memahami
pembelajaran yang diberikan, sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran
tersebut.
Komentar
Posting Komentar