Hasil Belajar
Hasil belajar
merupakan suatu perubahan tingkah laku yang lebih baik yang diperoleh dari evaluasi
setelah adanya proses belajar. Hal ini sehubungan dengan pendapat Hamalik (2004:30)
yang mengemukakan bahwa "Hasil belajar adalah terjadinya perubahan tingkah
laku pada diri siswa yang dapat diamati dan diukur dalam bentuk perubahan pengetahuan,
sikap dan keterampilan". Perubahan tersebut diartikan terjadinya
peningkatan dan pengembangan yang lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya,
misalnya yang tidak diketahui menjadi tahu, sikap kurang sopan menjadi sopan. Sudjana
(2005:5) mengatakan, “Hasil belajar siswa pada hakikatnya adalah perubahan
tingkah laku dan sebagai umpan balik dalam upaya memperbaiki proses belajar mengajar. Tingkah laku sebagai hasil
belajar dalam pengertian luas
mencakup bidang kognitif, afektif dan psikomotorik”.
Hasil belajar ini
dapat dilihat secara nyata berupa skor atau nilai setelah mengerjakan suatu
tes. Tes yang digunakan untuk menentukan hasil belajar merupakan suatu alat
untuk mengukur aspek-aspek tertentu dari siswa misalnya pengetahuan, pemahaman
atau aplikasi suatu konsep. Prestasi belajar seseorang sesuai dengan tingkat
keberhasilan dalam mempelajari materi pelajaran yang dinyatakan dalam bentuk
nilai atau rapor setiap bidang studi setelah mengalami proses belajar mengajar.
Mengacu pada pendapat di
atas dapat disimpulkan bahwasanya hasil belajar ialah kemampuan-kemampuan yang
dimiliki siswa setelah menerima pengalaman belajarnya. Kemampuan-kemampuan
tersebut mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Hasil belajar dapat
dilihat melalui kegiatan evaluasi yang bertujuan untuk mendapatkan data
pembuktian yang akan menunjukkan tingkat kemampuan siswa dalam mencapai tujuan
pembelajaran.
Faktor-Faktor
Yang Mempengaruhi Hasil Belajar
Faktor-faktor
yang mempengaruhi hasil belajar dapat digolongkan atas faktor internal dan
faktor eksternal. Faktor internal adalah suatu faktor yang ada dalam diri
individu yang sedang belajar, sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang
berasal dari luar individu. Menurut Slameto (2010:57), "Faktor-faktor yang
mempengaruhi prestasi belajar dapat digolongkan menjadi dua yaitu faktor
internal yang terdiri dari faktor fisiologi (jasmani) dan faktor psikologi
(rohani) sedangkan faktor eksternal terdiri dari faktor keluarga, sekolah dan
masyarakat".
Menurut Sanjaya
(2008:11), "Faktor- faktor yang mempengaruhi hasil belajar dapat dibedakan
menjadi tiga macam, yakni faktor internal, faktor eksternal, dan faktor
pendekatan belajar".
1.
Faktor internal
Faktor
yang berasal dari diri siswa terdiri dari dua aspek; aspek fisilogis (yang
bersifat jasmaniah) misalnya kondisi fisik sakit-sakitan atau cacat pada fisik,
dan aspek psikologis (yang bersifat rohaniah) misalnya kecerdasan, bakat,
minat, motivasi dan emosi.
2.
Faktor eksternal
Faktor dari luar diri
siswa yang mempengaruhi hasil belajar antara lain kondisi lingkungan di sekitar
siswa yang meliputi lingkungan sosial dan non sosial.
3.
Faktor pendekatan
belajar
Pendekatan
belajar merupakan jenis upaya belajar siswa yang meliputi strategi dan metode
yang digunakan siswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran pada materi-materi
pembelajaran. Berdasarkan faktor di atas maka hasil belajar masing-masing siswa
berbeda satu sama lainnya.
Daftar Pustaka
Hamalik,
Oemar. 2008. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara
Salmeto.
2010. Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya.
Jakarta: Rineka Cipta.
Sanjaya, Wina.
2008. Strategi Pembelajaran Berorientasi
Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada.
Sudjana, N, 2005. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja
Rosdakarya.
Komentar
Posting Komentar